5 Alasan Kamu Harus Mempertahankan Hubungan dengan Sahabat Masa Kecilmu

5 Alasan Kamu Harus Mempertahankan Hubungan dengan Sahabat Masa Kecilmu

Memiliki sahabat dekat dianggap sebagai sesuatu yang spesial untuk sebagian orang. Apalagi bila persahabatan telah terjalin semenjak kecil. Biasanya hubungan seseorang dengan sahabatnya bakal terputus saat satu sama beda sudah bertolak belakang arah dan tujuan. Belum lagi andai salah satunya mesti pindah ke kota atau negara lain. Meski ketika ini eranya teknologi, namun rasanya hubungan itu jadi tak lagi sama. Jika dulu nyaris setiap hari berinteraksi langsung, sesudah berpisah boro-boro ketemu, sebatas menanyakan kabar via chat saja telah jarang.

5 Alasan Kamu Harus Mempertahankan Hubungan dengan Sahabat Masa Kecilmu
5 Alasan Kamu Harus Mempertahankan Hubungan dengan Sahabat Masa Kecilmu

Kesulitan bertemu berikut yang menciptakan banyak persahabatan yang telah dirajut semenjak kecil harus terdampar di tengah jalan. Nah, Menurut Judibolawin untuk anda yang persahabatannya berada di ujung tanduk, jajaki deh simak 5 dalil di bawah ini, yang membuat anda seharusnya mengawal hubunganmu dengan kawan masa kecilmu. Check this out!

1. Kamu bakal kehilangan sosok berbagi, saat sudah tidak terdapat lagi sosok kawan di sisimu

Ketika menjalin persahabatan, pasti saja anda dan sahabatmu bakal saling berbagi masalah hidup yang kalian rasakan semenjak kecil. Entah soal gebetan, sekolah, sampai masalah keluarga. Kebiasaan berbagi ini bakal ikut hilang ketika anda tak lagi menjalin hubungan dengan sahabatmu. Padahal dengan saling berbagi, beban masalah hidup bakal terasa lebih ringan, anda pun bisa terhindar dari depresi. Sedangkan mengejar orang yang dapat dipercaya laksana sahabatmu, bukanlah perkara mudah.

2. Tidak memblokir kemungkinan bila mantan sahabatmu besok akan mengumbar rahasia yang sudah anda ceritakan padanya

Ditakdirkan menjalin hubungan semenjak kecil pasti menumbuhkan perasaan percaya satu sama lain. Itulah mengapa anda kerap mengisahkan segala urusan di kehidupanmu pada sahabatmu, dan sebaliknya. Jika kalian telah tak lagi bersama, pikirkan bahwa sahabatmu menjadi satu-satunya orang yang memegang rahasia hidupmu. Tak menutup bisa jadi ketika hubungan kalian selesai tidak baik, rahasiamu itu dapat diceritakan ke orang beda lho!

3. Sebagai kawan tentu kalian telah saling mengetahui kelaziman buruk masing-masing, tidak boleh sampai hal laksana ini jadi boomerang nantinya

Namanya pun sudah saling mengenal semenjak lama, tentu anda sering menguras waktu bareng sahabat sehingga sudah saling paham kebisaan buruk masing-masing. Ketika anda sudah tak lagi dekat, urusan ini justru dapat jadi boomerang untuk kamu. Bisa saja sahabatmu tersebut tak lagi segan mengumbar keburukanmu saat sudah tak lagi menyandang kedudukan sebagai ‘sahabat’mu.

4. Ketika kalian saling menjauh, pasti saja akan dominan terhadap hubunganmu dengan keluarganya yang sudah anda kenal semenjak lama

Kedekatan seseorang dengan sahabatnya dapat diukur dari kedekatan orang itu dengan family sahabatnya, karena seringkali ia lumayan sering berangjangsana ke lokasi tinggal sahabat, begitupun sebaliknya. Tak heran andai orang tuamu dan sahabatmu bakal saling memandang kalian sebagai anak mereka sendiri. Jika hubungan kalian renggang, pikirkan pun hubunganmu dengan ortu sahabat. Bayangkan bila kalian tidak sengaja bertemu di sebuah tempat, tentu rasanya bakal super awkward.

5. Tak melulu dengan keluarganya, kamu pun akan kehilangan teman-teman sahabatmu yang telah jadi temanmu juga

Di samping memutus silaturahmi dengan family sahabatmu, kamu pun otomatis bakal kehilangan teman-temanmu yang notabene anda kenal dari sahabatmu. Padahal kan seru bila punya teman tidak sedikit dan dapat memperluas network. Rasa segan pun pasti ada saat kalian bertemu dengan mereka dalam situasi sudah tidak dekat lagi dengan kawan kalian. Daripada nggak enak-nggak enakan kan mending dijaga persahabatannya..

Nah kan, memang gimana-gimana tetap lebih baik mengawal silaturahmi dengan sesama lagipula kalau tersebut sahabatmu sendiri. Kalau memang anda atau sahabat mengerjakan kesalahan, lebih baik kan dirundingkan baik-baik dibanding mesti berjauh-jauhan tanpa kejelasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *